Watermark Untuk Keamanan Foto di Internet

Selalu ada risiko ketika kita mempublikasikan foto-foto kita secara online. Baik itu publikasi secara professional maupun hanya di blog pribadi. Selalu ada kemungkinan bagi foto kita untuk dicuri atau disalahgunakan terutama dengan maraknya cyber crime saat ini. Tapi, ada cara untuk mencegahnya. Salah satunya adalahdengan  menggunakan watermark pada foto yang kita publish di internet.

Watermark adalah sebuah gambar atau tanda yang dicetak secara langsung pada foto atau ditambahkan kemudian melalui editing digital. Watermark ini bisa berupa nama, logo perusahaan, symbol copyright atau apa saja yang bisa menandakan bahwa pemilik foto tersebut adalah kamu. Beberapa watermark bisa tercetak jelas sementara yang lainnya tersembunyi.

Mengapa kita perlu menggunakan watermark?

Kembali lagi pada masalah diatas; bahwa di internet segala kemungkinan penyalahgunaan hasil karya pribadi seseorang terbuka sangat luas. Apakah foto-fotomu bisa dilihat orang banyak? Apakah fotomu di-upload ke sebuah website photo hosting (misalnya imageshack, photobucket, dsb.)? Apakah kamu membagi fotomu secara digital? Apakah foto-fotomu bernilai? Jika salah satu atau lebih jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas adalah ‘YA’, maka kamu perlu menggunakan watermark untuk menjaga foto-fotomu.

Bagaimana caranya menambahkan watermark pada foto?

Ini bisa dilakukan lewat beberapa cara. Yang paling umum adalah melalui Photoshop dengan menggunakan Text Tool. Kamu juga bisa melakukannya lewat Paint Shop Pro. Saya pribadi selalu menggunakan PhotoScape untuk memasang watermark. Programnya gratis dan penggunaannya sangat mudah. Jika kamu tidak punya program-program ini, ada banyak editor online yang bisa membantumu.

296052_10151139333264726_429035135_n

Watermark yang selalu saya pasang pada foto-foto saya (di kiri atas foto).
Dipasang menggunakan program PhotoScape.

Picmarkr adalah program watermarking yang mudah digunakan dan ditawarkan secara gratis dan online. Kamu bisa mengupload foto dari computer, Facebook, Flickr, atau Picasa. Kamu juga bisa memilih apakah ingin me-resize foto atau membiarkannya dengan ukuran asli.

Watermark-Images juga adalah program online gratis yang sederhana tapi menawarkan lebih banyak kontrol dibandingkan Picmarkr. Kamu bisa mengupload dua puluh foto sekaligus dan memasang watermark pada semuanya dalam satu kali kerja. Tapi kamu hanya bisa menggunakan watermark berbentuk teks, tidak ada pilihan untuk bentuk gambar.

Alamoon Watermark adalah program gratis yang bisa didownload dan memasang watermark satu persatu pada foto (untuk watermark batch – atau banyak foto sekaligus, kamu harus membeli versi berbayarnya seharga $29.95. Kelebihannya, kamu bisa menggunakan type font apa saja yang tersedia di komputermu untuk membuat watermark yang kamu inginkan.

Program watermarking gratis online lainnya yang bisa kamu coba adalah Watermark, Watermark Tool, dan Water Marquee.

Jika kamu masih belum merasa aman hanya dengan memasang watermark pada foto, maka – selain mendaftarkan fotomu untuk HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) – kamu bisa menggunakan program TinEye yang akan melacak di seluruh internet untuk mencari dimana saja fotomu digunakan dan kamu bisa melihat penggandaan dan penggunaan yang mungkin tanpa ijin. Kamu bisa mencari dengan meng-upload file langsung dari hard drive atau menggunakan alamat URL dari fotomu di internet.

Tidak ada salahnya untuk mulai menggunakan watermark pada foto-fotomu yang berharga diupload di internet. Sedia payung sebelum hujan. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Penulis : allophelia

sudah menulis 225 post di blog ini.

seorang photography enthusiast yang juga senang menulis dan membuat self-portrait. tulisan-tulisannya bisa dibaca di sini & galeri fotonya ada di sini :)

comments powered by Disqus