16 Tips Memotret Keluarga Besar

bigfamily

Menjelang hari raya, seluruh anggota keluarga biasanya akan berkumpul. Lalu, orang yang paling lihai memotret – yaitu kamu – pasti akan diminta jadi panitia dokumentasi. Untuk mereka yang anggota keluarganya lebih dari 10 orang dan akan membuat foto keluarga tentu harus tahu bagaimana caranya membuat potret yang bagus dan bisa dipajang semua orang nantinya. Memotret keluarga yang besar tidak semudah kelihatannya, tapi juga bukan tugas yang terlalu sulit. Yuk, kita lihat 16 tips berikut untuk membantumu besok :)

1. Bawalah tripod dan shutter release
Ini penting trutama jika kamu ingin ada dalam foto keluarga besarmu. Remote shutter release lebih mudah digunakan daripada self timer karena kamu bisa sekaligus memotret beberapa frame tanpa harus bolak-balik ke kamera. Tripod juga bisa membantumu mengatur ketinggian kamera dan komposisi orang-orang di dalam frame sehingga semua mendapat porsi yang sesuai.

2. Gunakan wide angle
Ini akan membuat semua orang bisa masuk ke dalam foto tanpa harus meletakkan tripod terlalu jauh. Gunakan ujung 18mm jika kamu memakai lensa kit zoom. Semakin dekat kamera dengan orang-orang, semakin banyak detil yang bisa kamu dapat dari wajah mereka.

3. Pilihlah lokasi yang tepat dan gunakan properti
Jika keluarga berkumpul di rumah, kamu bisa gunakan dinding yang polos atau tidak terlalu ramai sebagai latar belakangnya, atau jika ada halaman bisa juga dimanfaatkan dengan dominan hijau pada tanaman sehingga tidak mengganggu fokus dari orang-orang yang menjadi objek utama. Kursi, bangku, dan semacamnya bisa dijadikan properti atau membantu menyeimbangkan tinggi badan.

4. Memotretlah di sore hari atau dibawah tempat yang teduh
Ini untuk mencegah anggota keluargamu mengernyit karena silau. Kamu bisa menghindari bayangan yang tajam di bawah hidung dan mata jika memotret tidak di bawah terik matahari. Cahaya sore adalah yang terbaik karena warnanya hangat dan membuat kulit tampak indah. Kalau kamu tidak punya waktu sampai sore, carilah tempat yang teduh tapi cahayanya merata. Jika di dalam ruangan, gunakan flash.

5. Atur aperture ke angka f/8 atau lebih tinggi
Ini akan membuat wajah semua orang ada dalam fokus.

6. Potretlah beberapa kali
Kamu jadi punya banyak pilihan karena kadang keluarga yangpunya anak-anak kecil cenderung bergerak, menoleh, dan jika kamu membuat multiple shots kamu punya cadangan dimana semua orang melihat ke arah kamera.

7. Mintalah semua orang memakai baju yang polos
Ini untuk membuat perhatian tertarik ke wajah dan bukan ke arah pakaian yang terlalu ramai. Hindari kaos bergambar, berlogo besar, atau bergaris-garis.

8. Pastikan kepala semua orang tampak dalam foto
Saat kamu mengatur frame, katakan pada keluargamu, “Kalau kamu tidak bisa lihat saya, berarti kamera tidak bisa lihat kamu.” Dan pastikan wajah semua orang terlihat di frame, bukan hanya matanya.

9. Kelompokkan berdasarkan keluarga atau pasangan
Pastikan semua orang berdiri di dekat anggota keluarga terdekatnya. Ini akan memudahkan tampilan “pohon keluarga”. Atau kamu bisa letakkan orang yang paling tua di tengah lalu menyebar ke pinggir atau ke bawah ke bagian anak-anak yang paling muda.

10. Buatlah juga beberapa foto close-up
Selain keluarga besar, orang-orang juga pasti akan senang mendapat foto keluarga kecil mereka. Ayah, ibu, dan anak-anak. Kelompok kecil dengan wajah yang lebih jelas dan bisa mereka pajang di rumah.

11. Jangan membuat semua orang berpose terlalu lama
Kamu akan kehilangan perhatian dan kerja sama kalau kamu terlalu lama mengatur kamera sementara mereka sudah bersiap di depannya. Jadi atur dulu kamera, rencanakan pose dan posisi mereka, barulah minta mereka untuk bersiap. Ini akan mempercepat proses dan semua tetap senang terutama anak-anak yang cepat bosan.

12. Jangan memotong kepala di garis horizon
Kalau kamu memotret di luar rumah, hindari mensejajarkan leher dengan garis horizon. Ini akan membuat foto tampak aneh. Atur kamera lebih tinggi dari mereka, atau minta keluargamu untuk duduk agar lantai atau rumput bisa jadi latar belakang foto yang lebih aman dan netral.

13. Jangan ada dua kamera
Ini akan membuat orang-orang bingung harus melihat ke arah kamera yang mana. Akhirnya pandangan mata akan tercampur dan terlihat tidak fokus. Jika ada lebih dari satu kamera, aturlah waktu agar ada jeda dan semua bisa fokus ke masing-masing kamera.

14. Jangan lewatkan detil
Misalnya, kalung yang miring, kaos yang terkena noda makanan, rambut yang menutupi wajah, atau posisi tangan yang aneh. Atur semua orang dengan baik lalu perhatikan masing-masing dari mereka (tapi jangan terlalu lama) untuk memastikan semuanya rapi.

15. Jangan buang waktu dengan jadi terlalu kreatif
Sayangnya, memotret keluarga besar sangat membutuhkan perhatian pada waktu. Jadi tidak perlu memikirkan pose yang aneh-aneh kecuali kamu bisa mengatur ini dengan cepat. Yang terpenting dari foto keluarga adalah semua orang terlihat jelas, ekspresi mereka bagus, dan semuanya melihat ke arah kamera. Itu saja. Kamu bisa menyimpan kreativitas ini untuk kelompok yang lebih kecil atau anggota-anggota keluarga yang mau dan memang suka berpose.

16. Jangan memotret di bawah cabang-cabang pohon atau di dekat benda besar yang akan membuat bayangan jatuh ke arah objek
Tujuannya hanya mendapatkan cahaya yang lembut dan merata.

Beberapa pose primer yang harus diingat untuk foto keluarga:

  • Letakkan orang yang lebih tinggi di tengah atau di belakang, yang lebih pendek di depan atau di pinggir, jika posenya berdiri.
  • Jangan terlalu banyak lapisan orang agar wajah semua orang terlihat.
  • Minta semua orang mengangkat dagu mereka sedikit agar leher tampak lebih baik dan ramping.
  • Mintalah orang tua untuk menggendong anak-anak atau bayi yang tidak mau diam.
  • Jika bisa, memotretlah dari arah atas (high angle) dengan menggunakan tangga atau kursi untuk membuat wajah semua orang tampak lebih jelas.

Penulis : allophelia

sudah menulis 225 post di blog ini.

seorang photography enthusiast yang juga senang menulis dan membuat self-portrait. tulisan-tulisannya bisa dibaca di sini & galeri fotonya ada di sini :)

comments powered by Disqus