Ketika Lomography Menghidupkan Kembali Lensa Petzval

Pada abad ke-19, umumnya foto-foto diambil menggunakan lensa Petzval yang sangat populer. Lensa ini ditemukan oleh Joseph Petzval di Wina pada tahun 1840 dan telah memberikan pengaruh yang sangat besar pada dunia fotografi. Lensa ini sangat cocok untuk portrait dan fotografi komersil. Lensa Petzval adalah salah satu lensa pertama dan terbaik sepanjang masa. Tahun ini, Lomography bersama Zenit mengadakan proyek lintas waktu melalui Kickstarter untuk menghidupkan kembali lensa yang diciptakan dua abad lalu ini untuk bisa digunakan pada dSLR Canon EF, Nikon F dan kamera analog 35mm modern,

8b3d892fe814863b5cdecf85bc3e7452_large

6e02bb4f7442880b7079909cc3764304_large

Foto-foto yang diambil menggunakan lens Petzval bisa dengan mudah dikenali lewat area fokus yang sangat tajam dengan efek bokeh yang meliuk-liuk di bagian yang tidak fokus. Saturasi warna yang kuat, vignette yang artistik, serta depth of field yang dangkal. Tampilan yang sangat unik dari foto-foto Petzval dimungkinkan oleh desain lensa yang fantastis sehingga memberikan kepuasan optik yang melampaui pengalaman menggunakan software photo editing dan filter.

Lensa Petzvel dari Lomography akan diproduksi oleh sebuah tim spesialis optik di pabrik Zenit, Rusia. Dibuat dari kuningan dan kaca optik premium. Saat ini Lomography telah berhasil membuat satu prototype lensa Petzval yang sudah bisa digunakan dan hasilnya sangat memuaskan. Namun, mereka masih membutuhkan bantuan untuk benar-benar menyelesaikan desain lensa ini juga mendanai produksi massal pertama untuk lensa legendaris ini. Lomography berencana memproduksi 1000 lensa untuk permulaan dan akan dikirim mulai Desember 2013.

Harga eceran untuk tiap lensa direncanakan sekitas US$499 dan US $599 untuk Special Edition.

petzval-new-lens_03

petzval-new-lens_21

petzval-old-lens_25

Foto-foto diatas diambil menggunakan lensa Petzval prototype yang telah berhasil dibuat oleh Zenit saat ini (dua paling atas) dan satu diambil menggunakan lensa Petzval lama (foto terakhir). Kualitas foto dari lensa contoh ternyata menunjukkan resolusi yang tinggi, namun efek bokehnya masih perlu diperbaiki.

Spesifikasi Teknis Lensa Petzval

Focal Length: 85mm
Aperture Maksimal: f/2.2
Profil Lens Mounting: Canon EF dan Nikon F
Kontak Elektronik: Tidak ada (tanpa motor, tanpa auto fokus)
Jarak Fokus Terdekat: 1 m
Filter Thread: 67mm
Berat: 500gr (berdasarkan prototype)

Salah satu fitur paling menarik dari Lensa Portrait Petzval yang baru adalah, untuk pertama kalinya, para pengguna dSLR bisa membuat film dengan efek optik Petzval; dengan bagian fokus yang jernih dan background yang dihiasi bokeh artistik.

Lensa Petzval baru ini menggunakan sistem aperture Waterhouse. Dengan desain ini, lensa dilengkapi dengan satu set stop (juga dikenal dengan istilah diafragma). Setiap diafragma dibor dengan lubang yang ukurannya berbeda; ukuran-ukuran ini berhubungan dengan f-stop atau aperture. Jadi, kalau kamu ingin menggunakan aperture f/4, maka kamu harus memilih diafragma f/4 dan memasukkannya ke slot aperture pada lensa. Berikut adalah pilihan aperture untuk lensa Petzval buatan Lomography:

f/2.2
f/4
f/5.6
f/8
f/11
f/16

Kalau kamu tertarik untuk tahu lebih banyak tentang proyek Petzval dari Lomography ini, kunjungi proyek mereka di Kickstarter dan lihat reward apa saja yang bisa kamu dapat dengan ikut berpartisipasi di dalamnya.

Penulis : allophelia

sudah menulis 225 post di blog ini.

seorang photography enthusiast yang juga senang menulis dan membuat self-portrait. tulisan-tulisannya bisa dibaca di sini & galeri fotonya ada di sini :)

comments powered by Disqus