Pentingnya Menggunakan Lens Cap

Apakah kamu termasuk orang yang malas memasang tutup lensa? Sekarang saatnya kita lihat mengapa benda keci ini penting untuk perlindungan lensamu.

Ada banyak hal di dunia ini yang dianggap penting, meskipun sebenarnya tidak. Tapi, hal ini tidak berlaku untuk penggunaan lens cap. Kamera dan lensa adalah investasi utama bagi seorang fotografer, harganya pun tidak murah, ini sebabnya penting bagi mereka untuk menggunakan lens cap sebagai perlindungan.

Kenapa Harus Menggunakan Lens Cap?

Kamera bisa dengan mudah tersenggol kemudian jatuh, lensanya akan mudah terbentur dan juga tergores. Alasan terbesar mengapa kita perlu selalu memasang lens cap adalah untuk melindungi lensa dari kerusakan jika kecelakaan semacam diatas tadi terjadi. Lens cap harus selalu terpasang saat sedang tidak digunakan. Membeli tutup lensa tentu jauh lebih murah dibandingkan membeli lensa baru. Ada dua jenis lens cap di pasaran: tutup lensa  bagian depan dan belakang.

Lens Cap Depan dibuat – tentunya – untuk bagian depan lensa yang tidak menempel langsung pada kamera. Ada tiga jenis dasar dari lens cap depan ini:

cap1

Snap-on Lens Cap

Tutup ini akan pas dengan bagian dalam ring lensa kamera dan sudah sangat umum (seperti gambar diatas). Lens cap ini cocok untuk lensa yang bisa dipasangi filter. Lens cap jenis ini harus dalam ukuran yang sama dengan filter. Carilah ukuran yang pas dengan melihat bagian tepi, pinggir, atau depan dari lensa. Ukuran-ukuran berikut adalah angka standar untuk snap-on cap: 27 mm, 28 mm, 30 mm, 34 mm, 37 mm, 39 mm, 40,5 mm, 43 mm, 46 mm, 49 mm, 52 mm, 55 mm, 58 mm, 62 mm, 67 mm, 72 mm, 77 mm, 82 mm, dan 86 mm.

Push-on Lens Cap

Tutup jenis ini adalah yang paling populer dan bisa dengan mudah dipasang di depan lensa. Ini adalah tipe lens cap yang umum tapi tidak seefektif snap-on. Jika lensa tidak punya ulir untuk filter, maka tipe ini adalah satu-satunya pilihan. Pinggirannya polos dan cara memasangnya cukup digeser masuk menutupi lensa dan pinggirannya. Untuk menemukan ukuran yang benar, kamu harus mengukur pinggiran lensa dengan penggaris metric yang kemudian akan menunjukkan berapa ukuran lens cap yang dibutuhkan.

Proprietary Cap

Ini jenis yang secara khusus dirancang oleh produsen lensa dan hanya akan cocok untuk jenis lensa tertentu. Cap tipe ini unik dan tutupannya lebih lebar dari ukuran standar. Cara mendapatkannya tentu harus melalui pabrikannya.

Lens Cap Belakang dibuat – pastinya – untuk menutupi bagian belakang lensa saat sedang tidak terpasang di body kamera. Jadi, jelas, ini adalah cap yang dimaksudkan untuk lensa SLR. Jika kamu merasa perlu menggunakan tutup belakang ini, ada tiga jenis yang bisa kamu temukan di pasaran:

cap4

Bayonet Mount: dipasang pada lensa dengan cara diputar dan dikunci ke bagian bayonet pada lensa.

Screw-On: untuk lensa yang memiliki ulir untuk dipasang pada body kamera.

Push-On: jenis tutup paling universal yang cara pemasangannya cukup didorong masuk ke ulir lensa.

Kenapa orang malas memasang tutup lensa? Kenapa ada yang disiplin menggunakannya? Berikut manfaat dan kekurangan lens cap:

Manfaat

  • Melindungi dari goresan: Karena lensa harganya mahal, maka perlu perlindungan yang benar. Apalagi kacanya bisa tergores benda apapun.
  • Melindungi dari benturan: Karena kamera biasanya ditenteng kemana-mana, maka selalu mudah terbentur dan tertarik.
  • Meindungi dari debu: Seperti yang disebutkan sebelumnya, lensa itu mahal, dan efek dari tumpukan debu dan kotoran adalah merusak fungsi lensa.
  • Melindungi dari jari: Ada banyak orang yang senang melihat-lihat kamera seperti anak-anak dan orang-orang lain yang secara tidak sadar suka menyentuh bagian depan lensa sehingga bisa menyebabkan tertinggalnya jejak jari atau goresan.
  • Melindungi dari cairan: Kita tidak selalu memotret di tempat kering, air dan cairan lain bisa memercik ke lensa dan menyebabkan goresan atau kerusakan.

Kekurangan

  • Mudah hilang: Karena ukurannya yang kecil, lens cap bisa dengan mudah hilang saat sedang tidak terpasang.
  • Harus selalu dipasang dan dilepas: Saat memotret, kita harus melepasnya dari lensa lalu kemudian memasangnya lagi saat kamera tidak sedang digunakan. Beberapa orang merasa ini sangat merepotkan.

Sebagai seorang fotografer, kita bisa lihat sekarang bahwa jelas sebuah tutup lensa atau lens cap adalah asesori kecil yang sangat penting meskipun kadang terasa merepotkan.

Penulis : allophelia

sudah menulis 225 post di blog ini.

seorang photography enthusiast yang juga senang menulis dan membuat self-portrait. tulisan-tulisannya bisa dibaca di sini & galeri fotonya ada di sini :)

comments powered by Disqus