Cara Melakukan Firmware Update Untuk Kamera Digital

Sebagian besar dari kamera digital yang kamu punya, termasuk sensornya, layar LCD, lensa, buffer, dan autofokus, dikontrol oleh firmware yang dijalankan oleh beberapa mikroprosesor. Firmware adalah, secara garis besar, sistem operasi dari sebuah kamera digital (seperti Windows atau Linux pada komputer), baik itu kamera point-and-shoot maupun dSLR. Dan, seperti juga komputer yang kadang membutuhkan Software Update untuk memperbaiki sistem operasi atau gangguan fungsional, beberapa produsen kamera juga “memperkaya” pengguna kamera digital dengan update untuk firmware produk kamera yang mereka buat.

Firmware update tidak selalu diperlukan. Jika kamu menemukan update untuk kamera yang kamu gunakan, tapi tidak ada perbaikan bug atau fitur tambahannya tidak kamu butuhkan (misalnya tambahan bahasa pada menu), kamu mungkin tidak perlu men-download-nya.

Lalu, bagaimana cara meng-update firmware kamera?

Langkah pertama: Atur jadwal update

Saat kamu baru saja membeli kamera, ada baiknya segera memeriksa website produsen kamera tersebut untuk melihat apakah ada update terbaru, lalu periksa lagi tiga atau empat kali dalam satu tahun. Sayangnya, pabrikan kamera biasanya tidak memberikan perbaikan firmware untuk kamera model lama, jadi kalau kameramu sudah berumur sekitar dua generasi, kamu bisa mengurangi frekuensi update. Misalnya, Canon Rebel XS, sebuah model kamera yang dirilis tahun 2008 dan sudah menjadi “kakak” dari 7 model dSLR Canon yang lebih baru, terakhir di-update firmwarenya tahun 2010.

Langkah kedua: Carilah versi firmware yang kameramu gunakan

Meskipun banyak kamera point-and-shoot dan dSLR yang memungkinkan firmware update, tidak semua kamera menampilkan versi terbaru di tempat yang sama. Umumnya, informasi versi ini tersembunyi di menu pengaturan, pada pilihan terakhir antara pengaturan tanggal dan LCD brightness. Instruksi untuk menemukan nomor versi firmware untuk model kamera tertentu bisa ditemukan di buku manual.

Langkah ketiga: Carilah website firmware yang cocok untuk kameramu

Begitu kamu sudah tahu versi berapa yang digunakan oleh kameramu, langkah berikutnya adalah memeriksa website produsen kamera untuk menemukan support dan download. Lakukan pencarian atau masukkan kata kunci model kamera yang kamu gunakan dan seharusnya kamu akan langsung bisa menemukan link yang sesuai. Untuk membantumu menemukan versi terbaru untuk jenis kameramu, berikut 12 website untuk merk-merk kamera terbesar. Firmware ini biasanya ada di bagian Drivers, Downloads, atau Software.

Canon

Nikon

Olympus

Sony

Panasonic

Kodak

Pentax

Casio

Fujifilm

Samsung

Leica

Sigma

Langkah keempat: Baca petunjuknya dan berhati-hatilah

Sangat, sangat penting untuk membaca petunjuk update secara benar dan hati-hati, karena prosesnya berbeda dari satu kamera dengan kamera yang lain dan biasanya permanen. Jika ada sesuatu yang salah atau tidak sesuai maka tidak mudah untuk diperbaiki. Tapi ini seharusnya tidak menyurutkan pemilik kamera untuk mengupdate kamera mereka, karena prosesnya seharusnya aman jika petunjuknya diikuti dengan benar.

Untuk memastikan semuaknya berjalan selancar mungkin, ada dua ukuran keamanan umum yang bisa kamu gunakan: Selalu pastikan baterai dalam keadaan penuh dan jangan matikan kamera selama proses update berlangsung – jika proses yang memakan daya baterai ini terganggu, baterai yang mati bisa menyebabkan kamera rusak dan harus diservis. Dan pastikan kamu menggunakan perlengkapan yang disarankan seperti memori card tertentu atau kabel USB dengan merk khusus.

Langkah 5: Install firmware-nya

update1

Beberapa produsen kamera membuat proses firmware update mereka sangat sederhana. Misalnya, pemilik Olympus bisa men-download aplikasi Olympus Digital Camera Update, yang secara otomatis akan memeriksa kamera yang tersambung jika menggunakan firmware yang sudah kadaluarsa untuk kemudian memandu penggunanya secara step-by-step sepanjang proses update.

Tapi, untuk kebanyakan merk lain, kamu harus melakukan pekerjaan ekstra. Proses tepatnya tergantung pada model dan merk kameranya, dan tiap produsen menyediakan instruksi detil di website mereka untuk menjelaskan secara tepat apa yang harus dilakukan jika kamu ingin melakukan update.

Proses update biasanya berlangsung seperti ini: Sebuah file atau aplikasi instalasi yang berisi firmware update harus didownload ke komputermu. Setelah terdownload, firmware ini bisa dipindahkan ke sebuah memory card yang kosong dan sudah diformat. Selanjutnya, keluarkan kartu tadi dari card reader, masukkan ke kamera, lalu ikuti petunjuk untuk memulai update dari menu pada kamera. Beberapa merk kamera bisa menggunakan kabel USB untuk melakukan update langsung dari komputer.

Jika kamu merasa tidak yakin atau tidak nyaman melakukan update firmware sendiri, atau jika ada sesuatu yang berjalan tidak sesuai saat proses update berlangsung, bawalah kameramu ke dealer resmi atau hubungi customer service produsen kamera yang kamu gunakan.

Terakhir, apa keuntungan dari melakukan firmware update? Ini sangat bervariasi tergantung pada model dan merk kamera, tapi biasanya kamu bisa mendapatkan keuntungan semacam live histogram, shutter speed yang lebih cepat, beberapa in-camera filter untuk efek saat pemotretan atau editing melalui kamera, dan banyak lagi fitur-fitur keren lainnya.

Selamat mencoba :)

Penulis : allophelia

sudah menulis 225 post di blog ini.

seorang photography enthusiast yang juga senang menulis dan membuat self-portrait. tulisan-tulisannya bisa dibaca di sini & galeri fotonya ada di sini :)

comments powered by Disqus