Memahami Penggunaan Curve Tool Untuk Editing

Salah satu tool yang hampir selalu saya gunakan saat mengedit foto. Sederhana, mudah, tapi memberi efek yang besar. Kalau kamu belum pernah menggunakan tool ini karena tampak terlalu rumit, kamu harus coba dari sekarang. Curve sebenarnya sangat sederhana. Sesederhana menggerakkan garis menjadi kurva.

Fungsi utama dari Curve adalah untuk menyesuaikan shadow, highlight dan midtone dari sebuah foto. Tampilan awalnya mungkin membingungkan karena hanya berupa garis lurus diagonal yang membentang dari kiri bawah ke kanan atas. Tapi perhatikan bahwa di tepian kotaknya ada garis gradasi hitam ke putih. Di bagian kiri dan bawah.

Kalau tidak ada kurva, lalu kenapa disebut Curve? Karena kamu akan membentuk lekukan dari garis lurus ini untuk memperbaiki tampilan foto. Saat kita membengkokkan garis untuk menghasilkan kurva, maka kita membuat pengaturan pada berbagai tingkat brightness pada foto yang dikerjakan.

Untuk menggelapkan area shadow, click titik di ujung kiri garis diagonal tadi, lalu geser ke kanan. Perhatikan bahwa begitu kamu menggerakan titik ini, shadow akan bertambah – warna hitam ditambahkan pada keseluruhan foto. Titik di ujung kanan garis diagonal menunjukkan tingkat brightness atau warna putih. Ketika kamu menggesernya ke kiri, highlight atau warna putih akan ditambahkan.

Kita akan lihat melalui contoh berikut.
Ini adalah foto original yang akan kita edit :

curve1

Ketika kita membuka Curve Tool lalu menggeser titik di ujung kiri bawah garis diagonal ke arah kanan, shadow akan ditambahkan, foto menjadi lebih gelap.

curve2

Jika titik di ujung kanan atas yang digeser ke kiri, maka highlight yang dinaikkan dan foto akan tampak lebih terang.

curve4

Dari pemahaman dasar diatas, kita bisa mulai membuat kurva untuk mendapatkan pengaturan yang diinginkan – misalnya, kontras yang dinaikkan seperti ini:

curve5

Jadi, ketika nanti kamu mendapatkan foto overexposed atau underexposed yang ingin diperbaiki, kamu sudah tahu bagaimana melakukannya melalui Curve Tool yang serba bisa ini. Kamu juga bisa memanfaatkannya untuk memperbaiki tampilan warna kulit seperti yang sudah diulas di artikel sebelumnya.

Catatan : Semua kurva yang ditampilkan pada artikel ini menggabungkan semua channel warna menjadi satu : Red, Green, Blue (RGB) untuk melakukan perbaikan pada semua warna di seluruh bagian foto. Pada artikel selanjutnya, kita akan lihat bagaimana memisahkan tiga channel ini dalam Curve Tool untuk mendapatkan efek lanjutan sperti menaikkan/menurunkan temperatur warna, mendapatkan tampilan vintage, dan sebagainya.

Penulis : allophelia

sudah menulis 225 post di blog ini.

seorang photography enthusiast yang juga senang menulis dan membuat self-portrait. tulisan-tulisannya bisa dibaca di sini & galeri fotonya ada di sini :)

comments powered by Disqus